Ingin menghasilkan jutaan rupiah bahkan jutaan dolar dalam industri Network Marketing dan terus melakukannya.???? PIIINNGG..!!!
Ini ada tim Pemasar Jaringan Profesional sedunia lohh.. :) silahkan lihat disini dan baca info"nya..GRATIS loh, namanya juga prelaunch, dan launchingnya tanggal 18 Maret 2013..Jangan lupa klik JOIN loh ya :) terimakasih semua :)
chat yuk
Labels
- AKTIVA TETAP (4)
- AKUN AKUN (2)
- AKUNTANSI (19)
- AKUNTANSI KAS (5)
- BARANG DAGANGAN (9)
- BIAYA (5)
- BIOKIMIA (1)
- BUAH (1)
- BUKTI TRANSAKSI (4)
- BUKU BESAR (2)
- BUKU BUKU (1)
- CONTOH CONTOH SOAL (3)
- DASAR DASAR AKUNTANSI (6)
- DOKUMEN TRANSAKSI (1)
- DOWNLOAD (2)
- GAMBAR (4)
- HARGA POKOK PESANAN (2)
- HIJAB (1)
- INFORMASI (1)
- JURNAL (14)
- MANFAAT BUAH (1)
- MANUFAKTUR (16)
- METODE (3)
- METODE PENILAIAN PBD (4)
- METODE PENYUSUTAN (2)
- PAJAK (3)
- PERSEDIAAN (9)
- PERSEDIAAN BARANG DAGANGAN (9)
- PERUSAHAAN JASA (3)
- PIUTANG (5)
- SISTEM FISIK (2)
- SISTEM PERPECTUAL (2)
Blog Archive
Blog List
Jumat, 08 Februari 2013
Rabu, 07 November 2012
Teknik Pengkodean Akun-akun dalam Buku Besar
Pemberian kode akun dalam buku besar erat sekali hubungannya dengan pengelompokan akun dalam nearca.Oleh karena itu, susunan akun dalam buku besar henaknya disesuaikan dengan susunan akun dalam neraca.
Metoce pemberian nomor akun yang dapat digunakan antara lain :
a. Kode numerial angka berurutan
Dengan metode ini, akun2 buku besar diberi nomor secara berurutan. Angka yang digunakan dapat dimulai dari angka tertentu tergantung kepada banyaknya akun dalam buku besar.
Contohnya :
Metoce pemberian nomor akun yang dapat digunakan antara lain :
a. Kode numerial angka berurutan
Dengan metode ini, akun2 buku besar diberi nomor secara berurutan. Angka yang digunakan dapat dimulai dari angka tertentu tergantung kepada banyaknya akun dalam buku besar.
Contohnya :
Categories
AKUN AKUN
Pencatatan Transaksi dalam Jurnal Pengeluaran Kas
Pengeluaran kas meliputi pembayaran dengan uang tunai dan pembayaran dengan menggunakan cek atau bilyet giro. Untuk kepentingan pengawasan kas, semua penerimaan kas biasanya disetorkan ke bank sehingga pengeluaran kas harus menggunakan cek atau bilyet giro.
Bnetuk jurnal pengfeluaran kas disesuaikan dnegan kebutuhan perusahaan dengan memperhatikan volume dan sifat transaksi yang biasa terjadi dalam perusahaan.
Contoh bentuk jurnal pengeluaran kas :
Bnetuk jurnal pengfeluaran kas disesuaikan dnegan kebutuhan perusahaan dengan memperhatikan volume dan sifat transaksi yang biasa terjadi dalam perusahaan.
Contoh bentuk jurnal pengeluaran kas :
JURNAL PENGELUARAN KAS
|
|||||||||
TGL
|
NO BUKTI
|
KET
|
REF
|
DEBET
|
KREDIT
|
||||
SERBA SERBI
|
PEMBELIAN
|
HUTANG DAGANG
|
POT. PEMBELIAN
|
KAS
|
|||||
Categories
JURNAL
Pencatatan Transaksi ke Dalam Jurnal Pembelian
Jurnal pembelian berfungsi sebagai tempat mencatat transaksi pembelian barang yang dilakukan secara kredit. Bentuk jurnal pembelian biasanya disesuaikan dengan keperluan sehingga pertimbangan untuk menyediakan bentuk jurnal pembelian yang akan digunakan harus disesuaikan dengan transaksi pembelian kredit yang dilakukan.
Seperti ini contoh jurnal pembelian.
Seperti ini contoh jurnal pembelian.
|
JURNAL PEMBELIAN
|
||||||||
|
TGL
|
NO FAKTUR
|
NAMA KREDITUR
|
REF
|
DEBET
|
KREDIT
|
|||
|
AKUN
|
SERBA SERBI
|
HUTANG DAGANG
|
||||||
|
AKUN
|
REF
|
JUMLAH
|
||||||
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Categories
JURNAL
Selasa, 06 November 2012
Contoh Pembagian Deviden
1. Pada aktiva bulan agustus 2008 PT ABC membagi deviden berupa surat berharga perusahaan lain yaitu 100 lembar saham PT SUD nominal saham PT SUD @Rp 10.000 harga pasar RP 11.500 PT ANDA memiliki 100 lembar saham PT ABC jurnal yang dibuat oleh PT ANDA ?
Jawaban :
100 lembar x Rp 11.500 = Rp 1.150.000
Surat berharga Rp 1.150.000
Pendapatan deviden Rp 1.150.000
2. 50 lembar saham PT ABC nominal Rp 30.000 yang dibeli tanggal 2 januari 2008 dengan kurs 102 dan biaya pembelian lainnya RP 25.000 saham tsb ditarik per 14 sept 2008 dengan kurs 109.Bagaimana jurnalnya ?
Jawaban :
Harga jual = 50 x Rp 30.000 x 109 = Rp 1.635.000
Harga beli = 50 x Rp 30.000 x 102 = Rp 1.530.000
Biaya pembelian = Rp 25.000
Rp 1.555.000
Laba penjualan = Rp 1.635.000 - Rp 1.555.000
= Rp 80.000
Kas Rp 1.635.000
Invest. jk. pjg saham Rp 1.555.000
Laba penjualan Rp 80.000
Jawaban :
100 lembar x Rp 11.500 = Rp 1.150.000
Surat berharga Rp 1.150.000
Pendapatan deviden Rp 1.150.000
2. 50 lembar saham PT ABC nominal Rp 30.000 yang dibeli tanggal 2 januari 2008 dengan kurs 102 dan biaya pembelian lainnya RP 25.000 saham tsb ditarik per 14 sept 2008 dengan kurs 109.Bagaimana jurnalnya ?
Jawaban :
Harga jual = 50 x Rp 30.000 x 109 = Rp 1.635.000
Harga beli = 50 x Rp 30.000 x 102 = Rp 1.530.000
Biaya pembelian = Rp 25.000
Rp 1.555.000
Laba penjualan = Rp 1.635.000 - Rp 1.555.000
= Rp 80.000
Kas Rp 1.635.000
Invest. jk. pjg saham Rp 1.555.000
Laba penjualan Rp 80.000
Pembagian Deviden
1. Deviden Kas
Kas xxx
Pendapatan deviden xxx
atau
Kas xxx
Pendapatan deviden xxx
Investasi jngka pjg saham xxx
2. Deviden saham
Jika deviden saham = saham yang dimiliki sebelumnya, maka tidak ada perusahan nilai buku saham, deviden saham tidak mempengaruhi pembagian harta perusahaan dan tidak mempengaruhi proporsi pemilikan modal para pemegang saham, maka tidak perlu dibuat jurnal, cukup dibuat memorandum saja.
3. Deviden non kas dan non saham
Jika deviden dibagi berupa aktiva non kas dan non saham maka pencatatanya dilakukan pada harga pasar aktiva yang diterima.
Kas xxx
Pendapatan deviden xxx
atau
Kas xxx
Pendapatan deviden xxx
Investasi jngka pjg saham xxx
2. Deviden saham
Jika deviden saham = saham yang dimiliki sebelumnya, maka tidak ada perusahan nilai buku saham, deviden saham tidak mempengaruhi pembagian harta perusahaan dan tidak mempengaruhi proporsi pemilikan modal para pemegang saham, maka tidak perlu dibuat jurnal, cukup dibuat memorandum saja.
3. Deviden non kas dan non saham
Jika deviden dibagi berupa aktiva non kas dan non saham maka pencatatanya dilakukan pada harga pasar aktiva yang diterima.
Beban Yang Masih Harus Dibayar
1 September PT "X" mengeluarkan 12 % obligasi dengan nilai nominal Rp 100.000.000 bunga dibayar dibelakang tiap 1/3 - 1/9
1. Jurnal transaksi
1/9 Kas Rp 100.000.000
Hutng obligasi Rp 100.000.000
2. Jurnal penyesuaian
1/9 - 31/12 = 4 bulan
4/12 x 12/100 x Rp 100.000.000 =Rp 4.000.000
31/12 Beban bunga Rp 4.000.000
Bunga YMH dibayar Rp 4.000.000
3. Jurnal penutup
31/12 ILR Rp 4.000.000
Beban bunga Rp 4.000.000
4. Jurnal pembalik
1/1 Bunga YMH dibayar Rp 4.000.000
Beban bunga Rp 4.000.000
5. Jurnal penerimaan kas
1/3 Beban bunga Rp 6.000.000
Kas Rp 6.000.000
1. Jurnal transaksi
1/9 Kas Rp 100.000.000
Hutng obligasi Rp 100.000.000
2. Jurnal penyesuaian
1/9 - 31/12 = 4 bulan
4/12 x 12/100 x Rp 100.000.000 =Rp 4.000.000
31/12 Beban bunga Rp 4.000.000
Bunga YMH dibayar Rp 4.000.000
3. Jurnal penutup
31/12 ILR Rp 4.000.000
Beban bunga Rp 4.000.000
4. Jurnal pembalik
1/1 Bunga YMH dibayar Rp 4.000.000
Beban bunga Rp 4.000.000
5. Jurnal penerimaan kas
1/3 Beban bunga Rp 6.000.000
Kas Rp 6.000.000
Categories
JURNAL
Langganan:
Postingan (Atom)
Free Music at divine-music.info